Bupati Terpilih Dilarang Mutasi Pejabat

0
1017

Hingga Enam Bulan setelah Dilantik


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih, Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko, tidak lama lagi segera dilantik untuk jabatan periode kedua. Walau segera dilantik, tapi mereka tidak bisa serta merta melakukan mutasi  pejabat struktural pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan   Pemkab Banyuwangi hingga  enam bulan ke depan.

Larangan bupati hasil Pilbup 2015  melakukan mutasi pejabat itu diatur dalam Pasal 162 ayat (3) Undang- Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2015 tentang perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota, menjadi UU.

UU itu melarang gubernur, bupati, atau wali kota, melakukan penggantian pejabat di lingkungan pemerintah daerah dalam jangka waktu enam bulan terhitung sejak tanggal pelantikan. Walau ada larangan mutasi pejabat sebelum enam bulan dilantik, tapi  bupati bisa melakukan mutasi jika kondisi mendesak, seperti jabatan  kosong karena ditinggal pejabat pensiun, mengundurkan diri, atau  meninggal dunia.

Seperti diketahui, Pemkab Banyuwangi hingga kini masih dipimpin penjabat (Pj) bupati. Sebab, calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) terpilih hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati  (Pilbup) Banyuwangi 2015 hingga  kemarin (25/12) belum dilantik.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last