Butuh Tambahan Ruang Tahanan

0
80

BANYUWANGI- Anggota Komisi IV DPRD melakukan tinjau lapang di tiga lokasi penting di Kota Gandrung kemarin (11/7). Para legislator itu mengunjungi Polres Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi, dan Mall of Sri Tanjung (MOST). Mereka melihat langsung kondisi beberapa sarana penting tersebut. Mapolres Banyuwangi merupakan lokasi yang pertama dikunjungi rombongan anggota DPRD kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Para wakil rakyat memantau kondisi ruang tahanan mapolres. Setelah melihat langsung, para wakil rakyat menyimpulkan perlu ada penambahan ruang tahanan di markas kepolisian tersebut. Ketua Komisi IV DPRD, Zainal Arifin Salam mengatakan, tinjau lapangan kali ini dilakukan untuk menindaklanjuti permintaan penambahan ruang tahanan polres.

Sebab, ruang tahanan yang ada tidak mampu menampung para tahanan. “Komisi IV akan mengupayakan tambahan (ruang tahanan, Red) tersebut. Akan kita lihat apakah bisa masuk dalam PAK (perubahan anggaran keuangan, Red) 2012 ataukah APBD 2013,” ujarnya.  Menurut Arifin Salam, usul penambahan ruang tahanan itu sudah masuk ke Pemkab Banyuwangi.

Loading...

Namun dia mengaku belum tahu jumlah dana yang dibutuhkan. “Yang jelas, dilihat dari manfaatnya, penambahan ruang tahanan ini memang perlu,” paparnya. Selanjutnya, Komisi IV mengadakan tinjau lapangan ke markas Kodim 0825 Banyuwangi. Di tempat tersebut, mereka mendapati bahwa aula kodim sudah tidak representatif.

“Gentingnya sudah hampir rontok, jadi sangat membahayakan. Padahal, aula terse-but sangat dibutuhkan untuk menggelar kegiatan,” kata dia. Dijelaskannya, pihak kodim mengajukan anggaran sebesar Rp 280 juta untuk perbaikan aula tersebut. “Kita akan memper-juangkannya di PAK 2012. Tetapi, jika memang anggarannya tidak cukup, yadiupayakan terealisasi di APBD 2013,” jelasnya.

Belum berhenti sampai di situ, anggota dewan juga melakukan sidak di Mal of Sri Tanjung (MOST). Di tempat itu , para wakil rakyat melihat kondisi bangunan yang dibiayai APBD mulai tahun 2004, 2005, dan 2006 tersebut. “Kita lihat pembangunan fisiknya sudah finis dan sudah layak operasi,” tutur Arifin.

Namun begitu, Arifin mengaku akan melakukan komunikasi lintas komisi untuk membahas segala sesuatu terkait pengelolaan MOST yang kini ditangani pihak ketiga tersebut. “Seperti masalah lahan parkir, investasi, dan lain-lain,” pungkasnya. (radar)

Loading...