Beranda Sosial Curah Hujan Tinggi, Bawang Merah Busuk

Curah Hujan Tinggi, Bawang Merah Busuk

0
1354


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

MUNCAR – Para petani bawang merah di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, mulai mengeluh dengan tanamannya yang mulai membusuk. Itu karena curah hujan  di Banyuwangi Selatan yang cukup tinggi. Salah seorang petani bawang  merah, Muklis, 40, mengatakan  tanaman bawang merah yang dirawat sudah terlihat membusuk.

Itu tampak pada bagian bonggol bawang. Selain itu, daun juga mulai layu. “Tanaman masih berumur sepuluh hari, ini sangat rentan membusuk jika terus terkena hujan,” katanya. Agar tanamannya bisa aman, Muklis mengaku harus semakin rajin melakukan perawatan. Itu  dengan memeriksa tanaman dan  melakukan penyemprotan.

Loading...

“Kalau ada tanaman yang layu segera dicabut agar tidak menular ke lainnya,” ujarnya. Tanaman bawang merah, terang dia, merupakan salah satu jenis  tanaman yang tidak tahan terhadap  air dalam jumlah banyak. Makanya,  jelas dia, suplai air harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.

“Air tidak boleh banyak,” ungkapnya. Curah hujan yang tinggi, ternyata  memicu anjloknya harga bawah merah di tingkat petani. Saat ini, har ga bawang merah di petani itu  hanya Rp 15 ribu per kilogram.  Padahal sebelumnya, harga bawang  merah itu sempat mencapai Rp  30 ribu per kilogramnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Loading...

error: Uppss.......!