Dahlan Akan Resmikan Pembangunan PG Glenmore

0
364
PERSIAPAN: Pembibitan benih tebu di area yang akan dibangun PG Glenmore.
PERSIAPAN: Pembibitan benih tebu di area yang akan dibangun PG Glenmore.

Nilai Investasi PG Mencapai Rp 1,7 Triliun


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GLENMORE – Rencana pemerintah membangun pabrik gula (PG) terbesar di Indonesia tampaknya segera terealisasi. Rabu besok (12/12), Menteri BUMN Dahlan Iskan akan meresmikan pembangunan PG seluas 100 hektare yang terletak di areal Perkebunan Kalirejo, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore tersebut. Berbagai persiapan sudah dilakukan oleh panitia Di antaranya lokasi kebun bibit induk di lokasi peresmian pabrik.

Selain itu, panitia juga menyiapkan helipad di dekat lokasi peresmian pabrik untuk pendaratan pesawat helikopter yang ditumpangi Dahlan Iskan. Sejumlah umbul-umbul dan sepanduk ucapan selamat datang juga terpasang di sepanjang ruas jalan menuju lokasi peresmian pabrik tersebut. Sementara itu, berbeda dengan rencana pendirian pabrik sebelumnya yang akan diletakkan di Perkebunan Jolondoro, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, peresmian Pabrik Gula Glenmore, kali ini berpindah ke areal Perkebunan Kalirejo, di desa dan kecamatan yang sama.

Loading...

Dari jalan raya Jember, tepatnya pertigaan Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, menuju arah selatan sekitar 4 kilometer atau 3 kilometer sebelum lokasi Perkebunan Jolondoro. Mengenai pindahnya lokasi pembangunan pabrik ini, Sekretaris Perusahaan PTPN XII Hery Purwanto mengatakan, bahwa semua hanya mendasarkan pada kesepakatan para pihak. “Nggak ada masalah apa-apa, hanya kesepakatan saja, dan jaraknya juga tidak terlalu jauh dari rencana lokasi sebelumnya, hanya sekitar tiga kilometer saja,” kata Hery.

Dia menjelaskan, bahwa PG Glenmore adalah yang terbesar di antara 52 pabrik gula yang dimiliki BUMN saat ini. Sahamnya berasal dari konsorsium PTPN III 60 persen, PTPN XII 30 persen dan PTPN XI 10 persen. “Total nilai investasinya mencapai Rp 1,7 triliun,” paparnya. PG Glenmore tersebut memiliki kapasitas produksi 6.000 TCD dan dapat dikembangkan sampai 10.000 TCD. Ssaat ini untuk persiapan beroperasi pabrik tersebut, PTPN XII sudah menyiapkan lahan seluas 3.000 hektare. “Secara terintegrasi juga akan dibangun Pabrik Ethanol dengan kapasitas 50 KLPD yang akan menghasilkan listrik (bahan baku gas,Red) sebesar 20 MW,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2