Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Sosial  

DARA IKLIMA PRATIKTA Dari Jawara Even Menatap Dunia Akting

daraANDA mesti yakin bahwa perempuan berkulit putih ini berdarah Oseng, bukan keturunan Tiongkok. Meski bertempat tinggal jauh dari pusat kota, tapi tidak mengurangi mobilisasi dan keikutsertaan perempuan murah senyum itu dalam hiruk-pikuk kegiatan di pusat kota. Terbaru, perempuan yang lahir di Desa Kedungliwung, Singojuruh, tersebut menjadi salah satu aktris dalam dua FTV yang syuting full di Banyuwangi beberapa waktu lalu.

Meski tidak pernah menjadi juara kontes-kontes kecantikan, tapi perempuan bernama lengkap Dara Iklima Pratikta tersebut cukup terkenal di tingkat lokal Banyuwangi. “Hampir semua fotografer di Bumi Blambangan ini mengenalnya. Paling tidak pernah dengar namanya,” kata Sigit Hariyadi, wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi. Saat dihubungi koran ini kemarin siang, Dara—panggilan akrab Dara Iklima Pratikta—mengaku memang kerap mengikuti eveneven yang digelar di pusat kota Banyuwangi.

Terutama, adalah even-even yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi, seperti lomba foto bertema I Love Banyuwangi dan lain-lain. “Sejak SMA saya kerap menang. Mungkin itu yang membuat banyak orang mengenal saya,” kata perempuan berambut ikal tersebut. Memang benar. Pada bulan Ramadan lalu Dara juga menjadi juara lomba foto bertema I Love Banyuwangi yang digelar Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Tidak tanggung- tanggung, dalam lomba yang di-backing-i fotografer ternama Banyuwangi, John Rahmlatullah, itu, Dara menjadi juara pertama. “Menurut John, ketua juri, Dara memang layak menang,” kata Benny Siswanto, ketua panitia lomba foto Jawa Pos Radar Banyuwangi. Saat ditanya prestasi yang paling mendapat tempat di hati, menurut Dara adalah saat dirinya menjadi bagian dari dua FTV yang produksi full di Banyuwangi.

Sebab, meski tidak menjadi pemain utama, tapi film itu bertaraf nasional. Apalagi, dalam film berjudul Lari Dari Kawin Lari itu, sebetulnya tidak ada satu pun tokoh yang bisa dia perankan. Tetapi, entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba Dara diminta bermain sebagai tokoh baru yang tidak ada dalam skenario. “Memang begitu, Mas. Mungkin mereka tertarik dengan akting saya,“ kata perempuan yang suka membaca buku tersebut sambil tertawa. Dara mengungkapkan, awal ikut FTV tersebut sebetulnya tidak sengaja.

Dara mengaku, tiba-tiba salah seorang temannya di Jawa Pos Radar Banyuwangi yang bernama Benny Siswanto menelepon dan memberi informasi tentang casting FTV di Dinas Pariwisata Banyuwangi. Tanpa menunggu lama, dia langsung meluncur ke lokasi casting. “Iya, Mas Benny itu dimintai tolong Mas Qowim katanya. Dari Radar juga dia,” tegasnya. Saat ditanya apakah siap bermain FTV lagi, dengan mantap Dara menganggukkan kepala. “Asal mengharumkan nama Banyuwangi, saya siap, Mas. Kalau ke Jakarta, sama sekali belum terpikir,” pungkas perempuan pendiam itu. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE