DBD mulai Menyerang Bangorejo

  • Bagikan

BANGOREJO – Setelah sempat mereda dari serangan demam berdarah dengue (DBD), warga Kecamatan Bangorejo tampaknya harus kembali berhati-hati. Sebab, penyakit yang penyebarannya melalui nyamuk aedes aegypti itu mulai mengincar lagi.

Salah satu warga Dusun Selorejo, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Santoso, 51, dirawat di Puskesmas Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, kemarin (22/5). Dia dibawa ke puskesmas karena mengalami demam sejak tiga hari terakhir.

Pria yang berprofesi buruh di kebun jeruk itu masih menjalani perawatan di puskesmas hingga kemarin. “Pasien masuk tadi siang (kemarin siang. Red), ini kondisinya mulai membaik,” cetus Retno Wulandari, salah satu perawat di Puskesmas Sambirejo.

Saat DBD di wilayah Kecamatan Bangorejo merebak Januari 2015 hingga Februari 2015 lalu, di Desa Temurejo banyak warga yang dinyatakan positif DBD. Di antara warga itu juga tidak sedikit yang harus menjalani rawat inap di Puskesmas Sambirejo.

Kepala Puskesmas Sambirejo, dr. Hamami, mengatakan dari hasil pemeriksaan trombosit Santoso itu berada di bawah angka normal. Tapi, pihaknya belum berani menyatakan pasien ini mengalami serangan DBD. “Trombositnya memang turun, tapi kita masih menunggu hasil uji laboratorium,” katanya.

Hamami menegaskan dari hasil temuan ini, pihaknya belum mengambil langkah pencegahan seperti fogging. Sebab, dari hasil pemeriksaan di sekitar lingkungan pasien, masih terlihat normal. “Kalau fogging itu setelah memenuhi beberapa hal, ini masih belum,” jelasnya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: