Desak Periksa Limbah Seluruh Pabrik

0
323
PERIKSA: Petugas BLH Banyuwangi mengecek limbah industri di pantai Solong, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, beberapa waktu lalu.

BANYUWANGI – Tingkat pencemaran lingkungan yang sudah cukup parah di wilayah Muncar diindikasi tidak hanya disebabkan pembuangan limbah beberapa perusahaan yang masuk black list Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi. Karena itu, kalangan aktivis lingkungan mendesak pemkab segera melakukan langkah konkret untuk menghentikan pencemaran di kawasan tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Aktivis LSM Aktivitas Karya Pelestari Alam (Akar Pala), Suwandi mengatakan, pencemaran akibat buruknya pengelolaan limbah cair dan polusi udara di Kecamatan Muncar sebenarnya tidak hanya dilakukan lima perusahaan terse- but. Menurutnya, ada indikasi hal yang sama juga dilakukan sekitar 30 perusahaan lain di kawasan penghasil ikan terbesar kedua nasional itu. Oleh karena itu, Suwandi mendesak BLH Banyuwangi segera meneliti kadar kelayakan limbah seluruh perusahaan di Muncar dan seluruh wilayah Banyuwangi.

“Seluruh perusahaan di Banyuwangi harus diteliti. Jangan sampai ada yang melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” ujarnya. Suwandi menekankan perlunya pengecekan kembali dokumen pengelolaan lingkungan seluruh perusahaan di Bumi Blambangan. Sebab, hal itu berkaitan dengan izin operasional sebuah perusahaan. “Ini tanggung jawab pemerintah.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Bupati Anas Ajak Semua Elemen Terus Luncurkan Inovasi Majukan Daerah