Dijemput Paksa, Aktivis Yunus Wahyudi Menghilang

0
912
M. Yunus Wahyudi yang kini menghilang

Kalau Masih Mangkir Bisa Masuk DPO

BANYUWANGI – Penyidik Reskrim Polres Banyuwangi akhirnya menjemput paksa Yunus Wahyudi, tersangka dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE. Sayangnya, saat dijemput paksa, pegiat LSM asal Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo tidak ada di tempat. Sampai sekarang keberadaan Yunus tidak jelas.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Effendi mengatakan, sejak jumat lalu (10/11) pihaknya menjemput paksa Yunus Wahyudi. Sayangnya, saat didatangi di rumahnya yang bersangkutan tidak ada. “Kami dan anggota sudah dua kali mendatangi kediamannya, tapi yang bersangkutan tidak pernah ada,” ungkap Sodik.

Bahkan, pihaknya juga sempat menanyakan keberadaan aktivis LSM tersebut kepada pemerintah desa setempat. Namun, pemdes setempat mengaku tidak mengetahui. Sodik menegaskan, jika yang bersangkutan tidak mempunyai iktikad baik menghadiri panggilan penyidik, nama Yunus Wahyudi bakal dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Banyuwangi.

Sementara itu, dikonfirmasi melalui telepon selulernya kuasa hukum Yunus Wahyuni, R. Bomba Sugiarto mengatakan, pihaknya juga sudah mengupayakan kooperatif dalam pemeriksaan kliennya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Curi Kayu Jati, Warga Banyuwangi dan Surabaya Diciduk Polisi