Dilempar Gadis Perawan, Ritual Balang Apem Dipercaya Memudahkan Jodoh

0
1094

Sejumlah warga, juga masih tampak sibuk menghias replika kapal dengan berbagai ornamen, termasuk melengkapinya dengan sound system.  Belasan perahu hias dan replika kapal itu merupakan tradisi warga Dusun Tanjungrejo, Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo.

Setiap dua tahun, mereka menggelar ritual itu yang juga digelar untuk HUT Kemerdekaan RI. Oleh warga  setempat, perahu hias dan replika kapal itu biasa disebut dengan Festival Arung Kanal. Sejumlah pengun jung yang datang untuk menyaksikan deretan perahu dan kapal foto bersama keluarga.

Lalu lalang kendaraan yang melintas di jalan yang ada di tepi sungai Pekalen Sampean itu juga sudah dialihkan, khususnya kendaraan roda empat. Untuk bisa masuk melihat dan mengikuti tradisi balang apem tersebut, warga harus  membayar tiket masuk sebesar Rp10   ribu per orang.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
American Red Cross Pilih Banyuwangi Jadi Pilot Project Program Kesiapsiagaan Gempa