Dipukul Pakai Cobek, Lalu Digantung

0
5162

Reka Ulang Pembunuhan Juragan Kerupuk

GENTENG – Kasus pembunuhan Jane Ariswati alias Yeni dan Sherly Kurniawati, ibu dan anak asal Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, ternyata sudah direncanakan lebih dulu oleh para pelaku. Sebelum digantung, korban lebih dulu menerima perlakukan sadis. Mulai dipukul, disekap, hingga lehernya dijerat tampar plastik.

Kronologis pembunuhan sadis itu kemarin diperagakan tiga tersangka. Mereka adalah Dimas Yudo Pranoto, 25, warga Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon; Bayu Trilakasana Putra, 21, warga Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan, dan Yazid. Pembunuhan sadis itu memakan waktu satu jam. Awalnya, ketiga tersangka membunuh korban di dalam rumah dengan cara memukul, menyekap, menjerat, lalu menggantung korban menggunakan tampar.

Hal itu tergambar jelas dalam rekonstruksi (reka ulang) yang dilakukan aparat Polsek Genteng mulai pukul 09.30 sampai 11.30, kemarin. Reka ulang itu berlangsung di rumah korban di Dusun Pandan, Desa Kembiritan. Sebelum beraksi, ketiga tersangka (Dimas, Bayu, dan Yazid) lebih dulu cangkrukan di tepi jalan, tepatnya di Jalan Makmur, Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon.

Di tempat itu mereka curhat karena sama-sama kesal dan sakit hati atas ulah korban. Kemudian, ketiganya menyusun rencana jahat. Sekitar pukul 17.30, Bayu meminjam sepeda motor Jupiter milik rekannya yang sore itu ikut cangkrukan, yaitu Rahman Aldi. Begitu diperbolehkan, Yazid langsung menaiki kendaraan tersebut bersama Bayu menuju arah selatan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Curi Kayu Jati, Warga Banyuwangi dan Surabaya Diciduk Polisi