Dispora Banyuwangi Dinilai Tidak Mau Tahu Terhadap Insiden Laga LPI

0
976
Haryono, Wakil Kepala sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Genteng, Banyuwangi. (Foto: timesbanyuwangi.com)

BANYUWANGI – Pihak SMAN 2 Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur, menyesalkan sikap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang terkesan tidak mau tahu terhadap insiden dalam pertandingan Liga Pelajar Indonesia (LPI).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Padahal, sebagai instansi yang menaungi even, seharusnya cepat tanggap dan mengambil langkah strategis saat terjadi sebuah insiden. Apalagi kejadian tersebut telah mengakibatkan seorang siswa menjadi korban penusukan.

Loading...

“Bukan kita mau menggurui Dispora, tapi harusnya Dispora mengambil langkah terkait hal ini, setidaknya SMAN 2 Genteng dan SMK PGRI Cluring di pertemukan, untuk mendamaikan dan mengetahui duduk permasalah yang ada,” ucap Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Genteng, Haryono, Kamis (10/8/2017).

Dalam kasus ini, lanjutnya, Dispora seakan hanya memojokkan SMAN 2 Genteng, dengan mengatakan bahwa suporter yang datang ke lapangan terpengaruh miras.

“Itu kan sama halnya menjatuhkan harga diri dan nama baik sekolah, itu namanya penghakiman sepihak. Seharusnya klarifikasi dulu pada yang bersangakutan, habis itu baru ngomong,” katanya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2