Ditinggal Joging, Rp 6 Juta Raib

  • Bagikan

Ditinggal-Joging,-Rp-6-Juta-Raib-di-RTH-Maron

Marak Kejahatan Congkel Sadel di RTH

GENTENG – Ini peringatan bagi masyarakat untuk lebih hati-hati memarkir sepeda motornya di tempat keramaian. Bila kurang hati-hati, spesialis pembobol jok sepeda motor mengintai Anda.  Begitu jok terbuka, penjahat langsung menguras barang-barang berharga  yang berada di jok sepeda motor.

Modus pencurian seperti ini tergolong baru di Banyuwangi. Sasarannya adalah sepeda motor yang ditinggal pemiliknya sedang melakukan joging di ruang terbuka hijau (RTH). Di Banyuwangi kota, penjahat biasanya beraksi di Taman Blambangan.

Ketika pemilik sepeda motor asyik joging, penjahat langsung melancarkan aksinya. Kejadian hilangnya barang berharga  di dalam jok itu kini tengah  jadi perhatian aparat Polsekta  Banyuwangi. Polisi kini juga tengah  memetakan komplotan penjahat  yang meresahkan para pengunjung Taman Blambangan.

Maraknya pencurian barang berharga di dalam jok bukan hanya terjadi di Banyuwangi kota. Aksi serupa juga terjadi di  Genteng. Kali ini korbannya dialami Rebo, warga Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Saat ditinggal olahraga pagi di  sekitar RTH Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, tas kecil yang ditaruh di bawah sadel motornya disikat maling kemarin  pagi (8/8).

Pengakuannya, tas kecil yang dibawa kabur maling itu berisi uang tunai Rp 6 juta, STNK motor Honda Scoopy, dan STNK mobil. “Rencana habis joging ini mau belanja,” terang Rebo yang didampingi istrinya. Dugaan pencurian itu terjadi sekitar pukul 06.00.

Rebo bersama istrinya tiba di RTH Maron sekitar pukul 05.45. Setelah memarkir motor Honda Vario miliknya di  pinggir lapangan, dia langsung joging mengitari lapangan. “Saya hanya mengitari lapangan tiga kali,” terang Ny. Rebo.

Saat ditinggal joging itu, jelas  dia, suasana di sekitar RTH cukup ramai. Warga yang berolahraga  pagi juga cukup banyak. Lokasi  motornya, jelas dia, berdampingan  dengan motor milik warga lain. “Ada beberapa orang yang duduk-duduk  di sekitar lokasi parkir motor,” katanya.

Rebo bersama istrinya baru tahu tas kecilnya hilang saat istirahat dan akan membeli air putih. Saat akan membuka sadel motor untuk mengambil dompet, ternyata tidak  bisa. “Lalu sadel motor itu saya  tarik, tas kecil di bawah sadel sudah tidak ada,” terangnya.

Pasangan suami istri (pasutri)  itu menduga tas kecilnya ada  yang mengambil. Sebab, di sadel motornya itu ada bekas cukitan.  Sadel itu posisinya juga tidak  benar. “Ada bekas cukitan, sepertinya obeng,” ungkapnya.
Menurut Rebu, tas kecil yang hilang itu berisi uang tunai Rp  6 juta. Selain itu, juga ada STNK mobil dan STNK motor Honda  Scoopy.

“Saya pikir parkirannya aman, karena banyak motor,” sesalnya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: