Dua Kawanan Perampok Bisa Pulang

0
2471
Abdul Aziz (kiri) dan Misnatun oleh tim medis RSUD Genteng sudah dinyatakan membaik dan bisa pulang kemarin (28/9)

GENTENG – Setelah dua pekan lebih menjalani perawatan di RSUD Genteng, dua kawanan perampok, Abdul Aziz, 41, warga Dusun Bendelan, Desa/Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, dan Misnatun, 41, asal Desa Ramban, Kecamatan Cerme Kabupaten Bondowoso, akhirnya oleh tim medis sudah dinyatakan membaik dan bisa pulang kemarin (28/9).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dua dari tujuh perampok yang beraksi di rumah Slamet Rohaini, 47, warga Dusun/Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, itu mulai dirawat di ruang isolasi RSUD Genteng sejak rabu (13/9).

Saat itu, Azis menderita luka cukup parah di bagian tangan kiri dan wajah karena terkena ledakan bom bondet yang dibawa sendiri. Sedang Misnatun, terluka cukup parah karena kena tembak polisi di bagian pinggang dan kaki kanan. ‘”Kondisi kedua pasien sudah baik,” cetus Humas RSUD Genteng, dr. Sugjyo Sastro.

Menurut dr Sugiyo, kondisi Misnatun yang mengalami luka  tembak itu sudah mulai stabil. Begitu juga dengan Aziz yang mengalami luka parah di wajah dari tangan kirinya akibat ledakan bondet. “Sebenarnya mulai hari ini (kemarin) sudah bisa dibawa pulang,” katanya.

Loading...

Dokter Sastro menyebut kalau RSUD Genteng menunggu pengurusan adimisntrasi dari keluarga kedua pasien itu. Bila administrasi sudah diselesaikan, maka keduanya bisa langsung pulang. “Kita tinggal menunggu keluarganya,” ujarnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last