FPAN Laporkan Bupati Anas dan Kadispendik Banyuwangi ke KPK

0
1431
Suparmin, SH dan Drs. Pelni Rompies, dua aktivis Banyuwangi saat melapor di KPK Jakarta

BANYUWANGI – Pegiat Forum Pemantau Aset Negara (FPAN), Pelni Rompies beserta aktivis Banyuwangi laporkan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dan Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiono ke KPK Jakarta.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kedatangan FPAN bersama beberapa LSM di Banyuwangi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk melaporkan dugaan Korupsi, Kolusi, Nepotisme ( KKN ) pada kegiatan pembangunan gedung SMK Negeri 2 Tegalsari, Kabupaten Bayuwangi.

“Melalui FPAN ini kita melaporkan dugaan terjadinya KKN pada kegiatan pembangunan gedung SMK Negeri 2 Tegalsari senilai 9,6 milyar rupiah,” tegas ketua LSM Somasi yang tergabung di FPAN dalam rilisnya yang diterima media ini, Suparmin SH, Selasa Selasa (14 /11/17).

Dikatakan aktivis gaek berambut putih ini, pada pembangunan gedung SMK Negeri 2 Tegalsari ada indikasi kongkalikong. Salah satunya dia sebutkan tentang pengadaan tanah lokasi bangunan yang ditengarai milik ayah kandung Bupati Abdullah Azwar Anas.

”Kami menduga pada pembangunan gedung SMK Negeri 2 Tegalsari ada kongkalikong. Contohnya adalah tanah yang digunakan untuk lokasi bangunan SMKN itu adalah milik ayah kandung Bupati Abdullah Azwar Anas,” tegasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Edarkan Pil Trex, Pria Asal Srono Diciduk Polisi