Gandrung Go Jerman

0
999

Banyuwangi – Masyrakat Banyuwangi patut bangga. Gandrung dan Barong Oseng mendapat tempat istimewa di kalangan Internasional. Dua kesenian tradisional Bumi Blambangan itu dipercaya sebagai kesenian yang mewakili Indonesia untuk tampil pada ajang bergengsi di Frankfurt, Jerman pada 28 agustus sampai 30 Agustus lalu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, M. Yanuarto Bramuda, mengatakan Banyuwangi mendapatkan undangan untuk menampilkan Kesenian Gandrung dan Barong Oseng di Jerman.

Gandrung dan Barong Oseng dipercaya sebagai pengisi perhelatan budaya Indonesia yang menjadi tamu kehormatan (Guest of Honour) pada Frankfurt Book Fair 2015. “ini adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi daerah yang diundang khusus mewakili Indonesia dalam ajang seni budaya internasional,” ujarnya.

Selama di Jerman, kata Bramuda, tim kesenian Gandrung dan Barong Oseng tampil tiga hari berturut-turut, tepatnya di ajang Museumsurferfest, Frankfurt. Dua kesenian asli kabupaten berjuluk The Sun rise of Java itu tampil dalam ajang yang sama dengan beberapa musisi kenamaan tanah air, seperti Djaduk Ferianto dan Kua Etnika, Dwiki Dharmawan dan J-Flow.

Loading...

“ini memang momen spesial, kesenian Banyuwangi diberi jadwal tampil selama tiga hari berturut-turut. Ada dua kesenian daerah lain yang tampil hanya satu hari saja.” ujarnya.  Dalam penampilan di Jerman, lanjut Bramuda, tim kesenian Gandrung dan Barong Oseng menyajikan sejumlah tarian, antara lain Barong Oseng Prejeng, Barong Oseng Gandrung, Jaktipah, dan Pitik-pitlkan formasi Arak-arakan, Barong-Jakripah dan Paman Iris.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2