Gembok Dua untuk Soal Unas

0
515
DIJAGA KETAT: Ribuan soal unas diturunkan dari truk boks. Selanjutnya, soal-soal tersebut disimpan di gudang aula Dhira Brata, Polres Banyuwangi.

BANYUWANGI – Soal-soal ujian nasional (unas) untuk SMA, SMK, dan MA, sudah sampai di Ba-nyuwangi. Soal yang dijaga kera-hasiaannya itu diambil dari gudang percetakan PT. Temprina Media Grafika, Surabaya. Pengiriman soal unas dari Surabaya sampai Banyuwangi berjalan lancar.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ribuan soal unas tiba di Bumi Blambangan Rabu malam (11/4) pukul 19.00. Pengambilan soal dilakukan panitia unas dan dikawal ketat aparat Polres Banyuwangi. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Sulihtiyono menjelaskan, begitu tiba di Banyuwangi, ribuan soal tersebut lang-sung disimpan di gudang khusus di Mapolres Banyuwangi. Gudang ter-sebut langsung digembok.

“Gudangnya pakai gembok dua,” tegas Sulihtiyono. Kunci dua gembok yang satu dipegang aparat kepolisian, dan kunci gembok yang satu lagi dipegang Dinas Pendidikan. “Kalau ingin membuka gudang itu harus dilakukan aparat kepolisian bersama pe-tugas Dinas Pendidikan,” im-buh pejabat yang akrab dipanggil Sulih itu.

Polisi dan Dinas Pendidikan tidak bisa masuk ke gudang sendiri-sendiri. Kalau mau masuk harus melibatkan polisi dan Dinas Pendidikan. Untuk menjaga kerahasiaan, penga-manan dilakukan secara berlapis. “Pokoknya dijaga ketat. Jangan sampai ada kebocoran,’’ kata Sulih. Setelah diinapkan di mapolres, mulai hari ini naskah unas akan didistribusikan ke-24 pol-sek.

Soal-soal tersebut akan menginap hingga 16 April. Se-suai jadwal, soal tersebut akan didistribusikan ke sekolah-se-kolah pada hari H unas. Sementara itu, Wakapolres Kompol M. Aldian mengata-kan, saat ini soal unas disimpan di aula Dhira Brata, Polres Banyuwangi. “Naskah unas termasuk rahasia negara, maka akan kita jaga ketat,” tegasnya.

Wakapolres mengakui, pintu di aula sengaja digembok do-bel. Kunci gembok satu dibawa Dispendik dan satu lagi dipe-gang polisi. Ini salah satu upaya menghindari kebocoran soal. “Anggota polisi membuka pintu aula tidak akan bisa, wong kuncinya dibawa dispen-dik,” jelasnya. Selain pintu aula digembok do-bel, semua jendela aula di lantai dua tidak bisa dibuka sembarangan.

Sebab, semua jendela di-segel. “Polisi akan menjaga nas-kah unas sampai di polsek. Bah-kan, saat dikirim ke sekolah juga tetap kita jaga,” ungkap mantan Wakapolres Tanjung Perak, Sura-baya, itu. (radar)

Loading...

Kata kunci yang digunakan :