Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Golkar Bekali Saksi, PKS Pengobatan

golkarJatah Kampanye Tidak Diambil

BANYUWANGI – Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mengambil jatah kampanye pengerahan massa. Partai bergambar pohon beringin itu Golkar memilih acara pembekalan saksi, sedangkan PKS blusukan ke rumah-rumah warga. Hari pertama kampanye kemarin (18/3), PKS tidak menurunkan massa. Sejatinya, PKS mendapat jatah kampanye terbuka di daerah pemilihan (dapil) I yang meliputi Kecamatan Banyuwangi, Kalipuro, Giri, Glagah, Licin, dan Wongsorejo.

Karena tidak mengambil jatah, maka dapil I tidak ada aktivitas pengerahan massa parpol. PKS memilih menyebar calegnya di dapil I untuk silaturahmi politik ke rumah warga di enam kecamatan itu. “Kita tidak mengadakan kampanye pengerahan massa. Kita gelar silaturahmi dengan masyarakat agar bisa lebih hemat anggaran dan lebih efektif untuk meningkatkan elektabilitas,” ujar Ketua DPD PKS Banyuwangi, Mandiri Ratu Warang Agung. Agung mengatakan, partainya memilih menghidupkan mesin politik untuk mengerahkan kader-kadernya di sejumlah pelosok desa.

Karena memilih menerjunkan kadernya, maka PKS memutuskan untuk tidak mengambil jatah pengerahan massa selama musim kampanye. Partai pimpinan Anis Matta itu menginstruksikan pada caleg dan kader yang blusukan ke pelosok desa memperbanyak gesah tentang kondisi bangsa saat ini. Selain gesah masalah kebangsaan, para caleg dan kader PKS untuk diminta untuk diskusi dengan warga mencari solusi atas beberapa persoalan bangsa. “Kita akan diskusi, kita akan dengarkan solusi dari rakyat untuk mencari solusi perbaikan bangsa ini,” tegas Agung.

Sementara itu, jatah kampanye Partai Golkar yang diberikan KPU dimanfaatkan untuk mendidik para saksi yang akan disebar di setiap TPS. Pembekalan saksi itu akan dilakukan pengurus partai, caleg di semua tingkatan mulai caleg DPRD, DPRD Jatim, hingga caleg DPR RI. Sesuai jadwal KPU, Golkar memiliki jadwal pengerahan massa di dapil II yang meliputi Kecamatan Kabat, Rogojampi, Singojuruh, dan Songgon. Partai Golkar memanfaatkan jadwal kampanye pengerahan massa itu dengan pembekalan saksi di dapil II.

“Sejak awal, Partai Golkar memutuskan untuk tidak menggelar kampanye terbuka,” ujar Sekretaris DPD Partai Golkar, Ismoko. Jika mengacu pada jumlah TPS di dapil II sebanyak 579 titik, maka jumlah saksi Partai Golkar yang akan di sebar 579 orang. Partai warisan Orde Baru itu akan mengerahkan saksi setiap TPS satu orang. Jumlah TPS 579 titik itu tersebar di Kecamatan Kabat 153 titik, Kecamatan Rogojampi 189 titik, Kecamatan Songgon 138 titik, dan Kecamatan Singojuruh 99 titik. Seluruh saksi dari partai Golkar di empat kecamatan tersebut hari ini akan dikumpulkan untuk diberi pembekalan. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE