Harga Tembakau Anjlok, Penjualan Naik

0
907
Pedagang tembakau di Pasar Banyuwangi juga merasakan imbas turunnya harga tembakau.

BANYUWANGI – Harga tembakau Banyuwangi anjlok drastis. Satu kilogram tembakau hanya seharga Rp 15 ribu dari harga sebelumnya Rp 30 ribu. Anjloknya harga tembakau itu dipicu turunnya kualitas tembakau yang dihasilkan petani.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Suyanto, 55 pedagang tembakau di Pasar Banyuwangi, menyebutkan kualitas tembakau  petani Banyuwangi saat ini bisa dibilang sangat buruk dibanding tahun sebelumnya. Penurunan kualitas itu bisa dilihat dari warna tembakau yang  dia dapat dari petani yang lebih kecokelatan.

Kalau kualitas tembakau sedang, warna tembakau  cenderung kuning. ”Semua tembakau di Banyuwangi kualitasnya sama. Sedang tidak  bagus, makanya harganya murah,” terang pedagang tembakau asal Kelurahan Panderejo itu.

Loading...

Erupsi Gunung Raung beberapa bulan lalu juga berdampak terhadap hasil panen tembakau  petani. Pedagang tembakau sering mendapati abu Gunung Raung menempel di tembakau petani. ”Abu Raung itu menempel di daun.

Meski sudah dipotong halus, abunya  masih menempel,” ujar Suyanto sambil  menunjukkan tembakau yang dihinggapi abu  Gunung Raung. Meski kualitas tembakau dirasa menurun, tapi banyak konsumen membeli tembakau  dalam jumlah lebih banyak.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2