Hujan Mulai Turun, Petani Tembakau Panik

0
911

tembakau-sedang-dalam-proses-pengeringan-menggunakan-sinar-matahari-di-halaman-rumah-petani-di-desa-ketapang-kalipuro

KALIPURO – Curah hujan yang tinggi di Banyuwangi beberapa hari terakhir menyebabkan petani tembakau panik. Bagaimana tidak, proses  pengeringan yang seharusnya hanya perlu waktu enam hari bisa molor hingga delapan hari.

Kepanikan itu juga dirasakan salah seorang petani Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Nining. Akibat sering terjadi hujan, Nining harus  menunggu lebih lama saat proses pe ngeringan tembakau agar kualitas tembakau tetap terjaga.

“Kalau hujan terus, maka lebih lama keringnya. Belum lagi kalau tiba-tiba hujan di luar prediksi, biasanya harus siaga agar tembakau tidak kena air hujan,” ujar Nining.

Menurut Nining, tembakau yang sudah telanjur terkena hujan kualitasnya akan  menurun. Kualitas menurun itu menyebabkan   turunnya harga.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2