Husniyah Akui Sering Diteror

0
460
DIGIRING PETUGAS: Polisi dan satpam mengeluarkan Husniyah dari ruang sidang Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.
DIGIRING PETUGAS: Polisi dan satpam mengeluarkan Husniyah dari ruang sidang Pengadilan Negeri Banyuwangi kemarin.

BANYUWANGI – Sidang lanjutan kasus pembunuhan dengan terdakwa Muhamad Ali Hinduan alias Habib, 40, sempat diwarnai interupsi oleh Husniyah, 40. Pembantu rumah tangga keluarga almarhum Rosan itu mengaku akhir-akhir ini sering diteror.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Interupsi yang dilakukan perempuan asal Dusun Dadapan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, itu sempat membuat suasana sidang menjadi tegang. Meski demikian, hal itu tidak sampai mengganggu proses persidangan, karena sidang dengan agenda pembacaan pleidoi yang dipimpin Siyoto SH itu hampir ditutup.

Pak Hakim, Habib ini akan dihukum mati apa seumur hidup,” tegas Husniyah sambil berdiri. Tindakan nekat Husniyah saat sidang belum ditutup itu membuat sejumlah anggota polisi yang disiagakan dalam ruangan langsung bereaksi. Meski sudah diminta keluar oleh anggota polisi, tapi perempuan tetap nyerocos “Ini akan saya jawab, Saudara diam dulu,” pinta Siyoto SH.

Seolah tidak peduli dengan permintaan hakim ketua, Husniyah kembali menanyakan vonis Habib yang diduga terlibat pembunuhan keluarga Rosan itu. “Saya akhir-akhir ini sering di cari oleh orang misterius,” cetus perempuan berkerudung itu. Husniyah membeberkan, se jumlah orang yang tidak di kenal kini sering datang ke kampungnya.

Orang asing itu, jelas dia, kata tetangga berasal dari wilayah Kecamatan Genteng. “Katanya orang asing itu mencari saya,” ungkapnya. Lantaran ada orang asing yang mencari dirinya, Husniyah mulai merasa tidak aman. Dikhawatirkan, orang asing itu merupakan orang suruhan yang akan mencelakai dirinya. “Sudah tiga nyawa yang melayang Pak Hakim, masak mau di tambah lagi,” sebutnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last