Jelang Kejuaraan Latihan Sampai Larut Malam

0
397

Mereka adalah Fitri Thalia Maharani Sembiring, 10, dan Sakina Mawardani, 11. Maharani yang oleh rekan-rekan sekolahnya lebih dikenal dengan nama Rani itu mengatakan, meskipun harus berlatih berjam-jam, dia dan rekan-rekannya sangat antusias. Menurut Rani, orang tuanya tidak pernah komplain saat dirinya latihan drum band di sekolah. Sebaliknya, mereka malah mendukung kegiatan positif putri kesayangannya itu.

Loading...

“Daripada saya menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat,” tuturnya. Menurut Sasa, berlatih keras sangat diperlukan dalam mengembangkan bakat. Tak heran, dia selalu antusias melahap materi latihan dari sang pelatih. “Saya baru berlatih drum band saat kelas II SD. Makanya, saya selalu berlatih keras untuk mengejar ketertinggalan dibanding teman-teman,” paparnya.

Nah, kerja keras para personel The Usingers tersebut benar-benar membuahkan hasil manis. Terbukti, dalam KDS Display and Plays Competition yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang pada tanggal 25 sampai 27 Mei lalu, grup drum band yang satu ini berhasil keluar sebagai juara umum klasemen SD Brass se-Jatim.

Brass adalah drum band yang menggunakan alat tiup, seperti terompet, melo, dan trombon. Bahkan, di kategori display (unjuk gelar), The Usinger menyapu bersih semua peringkat pertama, di antaranya the best marcing and maneuvering; kostum; analisis musik perkusi, gitapati (filed commander); dan mayoret (drum major).

Gelar the best lain adalah display and showmanship; analisis musik tiup; color guard (bendera); dan general effect display. “Pada lomba playpass (kirab), kita hanya kalah kostum. Selebihnya, kita raih semua the best,” ungkap pelatih The Usingers, Dofir. Dofir merinci, grup drum band binaannya meraih juara I playpass klasemen brass, dan berhak membawa pulang piala bergilir Playpass Wali Kota Malang.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last