Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Jumlah Penerima Jamkesmas Tembus 492 Ribu Orang

LAUNCHING: Warga menunjukkan kartu Jamkesmas di Puskesmas Kertosari kemarin.
LAUNCHING: Warga menunjukkan kartu Jamkesmas di Puskesmas Kertosari kemarin.
LAUNCHING: Warga menunjukkan kartu Jamkesmas di Puskesmas Kertosari kemarin.

BANYUWANGI – Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) 2013 kemarin (27/12) diluncurkan di Puskesmas Kertosari, Kecamatan Banyuwangi. Peluncuran Jamkesmas itu dilakukan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko. Tahun 2013 mendatang Banyuwangi mendapatkan jatah kartu Jamkesmas sekitar 492 ribu jiwa dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Jumlah penerima program Jamkesmas kali ini mencapai 492 ribu jiwa. Penyerahan kartu Jamkesmas tersebut dilakukan secara simbolis kepada beberapa warga. Dalam kesempatan itu, ada 6.012 kartu yang dibagikan. Kartu dibagikan kepada warga miskin yang tersebar di empat kelurahan, yakni Kertosari, Kepatihan, Karangrejo, dan Panderejo. “Kartu yang dibagikan itu berlaku mulai 1 Januari 2013,” jelas Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Widji Lestariono.

Rio mengungkapkan, kartu Jamkesmas akan dibagikan kepada sekitar 492 ribu warga miskin berdasar pendataan tahun 2012. Pendataan penerima kartu Jamkesmas itu dilakukan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Dinas Kesehatan menargetkan, pendistribusian kartu Jamkesmas rampung sebelum 31 Desember 2012. Tujuannya, agar awal Januari masyarakat sudah bisa memanfaatkan kartu tersebut.

Kartu Jamkesmas itu berguna untuk mendapatkan berbagai macam layanan kesehatan secara gratis Pelayanan kesehatan tersebut bisa didapatkan di seluruh puskesmas se-Kabupaten Banyuwangi dan dua rumah sakit pemerintah daerah, RSUD Blambangan dan RSUD Genteng. Selain itu, kartu Jamkesmas juga bisa digunakan di empat rumah sakit swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah, yakni RS Bhakti Husada Krikilan, RS NU Mangir, RS PKU Muhammadiyah Rogojampi dan RS Yasmin Banyuwangi. “Pengguna kartu Jamkesmas tidak dipungut biaya apa pun alias gratis,” ungkap Rio.

Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko mengatakan, kartu Jamkesmas bisa digunakan masyarakat yang sebelumnya menggunakan Surat Pernyataan Miskin (SPM) untuk mendapat pelayanan kesehatan. Masyarakat tidak perlu repot mengurus berbagai persyaratan, karena bisa langsung datang ke puskesmas. Wabup menyerukan agar masyarakat tidak takut berobat dengan alasan tidak punya biaya. “Jika sakit, segera periksa dan berobat ke puskesmas atau rumah sakit,” pinta Yusuf.

Bagi masyarakat miskin yang belum mendapatkan kartu Jamkesmas, Wabup menyampaikan tidak perlu khawatir. Sebab, dalam APBD 2013, pemerintah daerah sudah menyediakan dana Rp 10 miliar untuk menjamin kesehatan warga tidak mampu melalui program Jamkesda dan Jamkesmin. Anggaran Rp 10 miliar itu jauh lebih besar dibandingkan tahun 2012 yang hanya Rp 3 miliar. “Walau tersedia anggaran, tapi saya berharap semua masyarakat tetap sehat,” harap Wabup Yusuf. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE