Kakek Gemar Melamun Gantung Diri

0
641

LICIN – Seorang kakek berusia 85 tahun asal Dusun Glugo, Desa Pakel, Licin, kemarin (11/1) meninggal dengan cara tragis. Kakek bernama Misyana itu menggantung di pohon durian dekat rumahnya. Sesaat setelah ditolong, Misyana tersebut masih bernapas. Dia meninggal dunia setelah tiba di rumahnya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Misyana dikenal para tetangga dan keluarga sebagai lansia yang gemar melamun dan linglung. Pagi itu sebelum meninggal dunia, sekitar pukul 04.0, Misyana keluar rumah menuju sungai. Karena khawatir, Agus,17, cucu korban, membuntuti kakeknya tersebut menuju sungai yang tidak begitu jauh dari rumah.

Begitu tiba di dekat sungai, Agus terkejut melihat ada sosok menggantung di pohon. Setelah dilihat lebih teliti, sosok itu adalah kakeknya, yaitu Misyana. Misyana mengakhiri hidup dengan cara mengikatkan lehernya loe dahan pohon menggunakan sarung.

Agus pun langsung memanggil ayah dan pamannya untuk membantu menurunkan tubuh Misyana. Usai diturunkan, tubuh Misyana direbahkan di rumahnya. Tak lama kemudian, sekitar pukul 06.00, kakek yang sehari-hari berbahasa Madura itu meningal dunia.

Loading...

Petugas kepolisian dan Puskesmas Licin datang satu jam kemudian untuk melihat kondisi Misyana. Petugas kesehatan langsung memeriksa kondisi ayah empat anak tersebut di rumahnya. Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi dan meminta agar jenazah si kakek segera dikuburkan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2