Kapolres Kunjungi TPS Terpencil

  • Bagikan

Jamin Keamanan TPS

PESANGGARAN – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2015 tinggal dua bulan lagi. Semarak pesta demokrasi di Bumi  Blambangan itu pun menjadi  perhatian serius bagi aparat kepolisian. Untuk menjamin kelancaran dan suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi tersebut,  aparat kepolisian mempersiapkan langkah pengamanan dan antisipasi berbagai kerawanan.

Itu diperlihatkan petinggi kepolisian di Banyuwangi dengan  meninjau lokasi calon tempat  pemungutan suara (TPS) di sejumlah titik. Salah satunya TPS  di wilayah Dukuh Baung, Dusun  Sumber Urip, Desa Barurejo,  Kecamatan Siliragung.

Lokasi tersebut menjadi TPS  terjauh yang akan menggelar  pemungutan suara di Banyuwangi.  Lokasinya pun jauh  tengah hutan. Jarak tempuhnya  kurang-lebih 12 km dari kantor  desa setempat. Menuju dukuh itu diperlukan kendaraan roda  empat dengan mesin double  gardan.

Jalannya cukup menjorok ke  dalam hutan dan jalannya masih  berupa makadam. Tidak  mengherankan bila jarak tempuh  dari balai Desa Barurejo menuju  lokasi yang di tujuh membutuhkan  waktu sekitar hampir 60  menit perjalanan. Meski terpencil  di sana rupanya ada permukiman.

Tercatat di sana ada sekitar 500 orang pemilih dengan 200 kepala keluarga (KK). Sesampainya  di lokasi, Kapolres AKBP Bastoni Purnama yang didampingi forpimka setempat langsung melihat lokasi yang rencananya  akan digimakan sebagai TPS.

Salah satu TPS akan ditempatkan  di sekitar sekolah dasar yang ada di tempat itu. Di tempat ini rencananya akan dibuat dua TPS yakni TPS 24  dan 25. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bastoni juga berdialog dengan masyarakat  setempat.

Orang nomor satu di jajaran Polres Banymvangi ini minta agar masyarakat menyalurkan hak pilihnya. “Suara Anda menentukan Banyuwangi  selama lima tahun ke depan. Jadi, gunakan sebaik-baiknya hak pilih Anda,” pintanya.

Kapolres Bastoni Purnama menyatakan, kegiatan tersebut untuk melihat secara langsung lokasi TPS terjauh yang ada di Banyuwangi sekaligus silaturahmi dengan warga setempat. Hasilnya, menurut mantan Kapolres Tulungagung ini, semuanya tidak ada masalah.

“Semua warganya sudah masuk DPT, semoga tidak ada kerawanan kriminalitas,” jelasnya. Mengenai pengamanan di dua  TPS tersebut, pihaknya sudah  menyiapkan dua anggota untuk mengamankan dua TPS tersebut.

“Untuk TPS di wilayah ini satu TPS kita tempatkan satu anggota Polisi, ditambah dengan  anggota TNI dan Linmas,” pungkasnya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: