KASAD Datang, Bupati Minta Inggrisan

0
195
BINTANG 4: Kasad Jenderal TNI Pramono Edhi Wibowo (tengah) turun dari helikopter di lapangan Bulog, Jalan Argopuro, Banyuwangi, kemarin.

BANYUWANGI – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Pramono Edhi Wibowo bermalam di Kota Gandrung. Helikopter yang ditumpangi adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mendarat di Lapangan Bulog, Jalan Argopuro, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, sore ke- marin (18/6).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Didampingi enam perwira tinggi TNI, mulai bintang satu, bintang dua, dan bintang tiga, rombongan KASAD disambut anggota Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi. Tampak di lokasi penjemputan Dandim 0825 Letkol Muslimin FR, Kapolres AKBP Nanang Masbudi, Danlanal Letkol M. Nazif, dan Bupati Abdullah Azwar Anas.

“Bapak KASAD akan ke Situbondo, ini transit dan bermalam di Banyuwangi,” cetus Dandim Letkol Muslimin. Selama di Bumi Blambangan, Jenderal Pramono sebenarnya akan dijamu minum kopi di Kampung Using, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

“Kita bisa santai sambil minum kopi perkebunan yang rasanya sangat khas,” kata Bupati Anas saat menjemput Jenderal Pramono. Tetapi karena jadwalnya sangat padat, putra sulung mantan komandan RPKAD Jenderal TNI Sarwo Edhi Wibowo itu tidak bisa memenuhi ajakan Bupati Anas tersebut.

“Agendanya cukup banyak. Kita harus bagi waktu. Kalau telat, saya bisa dimarahi anak-anak,” katanya. Gagal merayu KASAD ngopi bareng, Bupati Anas menyampaikan permintaan tukar guling gedung Inggrisan di Jalan Diponegoro, Banyuwangi. Pemkab memang berencana menjadikan gedung bersejarah itu sebagai cagar budaya yang dilindungi.

“Memang masih ada warga yang menem- pati,” terang Anas. Terkait kompleks bangunan tua Inggrisan itu, KASAD belum bisa menjawab. KASAD berjanji akan mempertimbangkan permintaan Bupati Banyuwangi itu. “Banyak gedung-gedung milik TNI AD yang sangat bagus,” cetus Jenderal Pramono.

KASAD menyebut, aset TNI AD di sekitar Gunung Cerme, Cirebon, Jawa Barat, dan aset lain di Wonosobo, Jawa Tengah, juga memiliki nilai sejarah dan bernilai tinggi. “Gedung-gedung itu bagus sekali,” ujarnya sambil pamitan menuju hotel. (RADAR)

Loading...