Langsung Dipasang Gorong-Gorong

0
134

BANYUWANGI – Tiga lubang yang ada di areal parkir belakang gedung DPRD Banyuwangi, akhirnya dilanjutkan penggarapannya kemarin. Ketiga lubang dengan kedalaman sekitar empat meter yang akan dibuat untuk rembesan air itu mulai dipasang gorong-gorong. Sejak pagi, sejumlah pekerja terlihat mengerjakan garapan yang dibiayai oleh APBD Banyuwangi tersebut. Ketiga lubang dengan diameter 50 centimeter itu sempat dibiarkan mangkrak sejak sebulan lalu. Kini, semuanya sudah dipasangi gorong-gorong. “Dibiarkan karena masih menunggu goronggorong,” cetus salah satu pekerja kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Hingga pukul 15.00 kemarin, tiga pekerja masih menyelesaikan pemasangan gorong-gorong. Untuk lubang satu dan dua, sudah selesai dikerjakan sekitar pukul 14.00. Meski sudah dipasang gorong-gorong, tapi ketiga lubang itu belum ditutup. Seperti diberitakan kemarin, tiga buah lubang yang ada di lahan parkir gedung DPRD sudah sebulan ini dibiarkan mangkrak. Meski di sekitar lubang diberi tanda berupa kayu dan tali plastik, tapi keberadaan lubang tersebut sangat membahayakan.

Apalagi, lubang yang semuanya berdiameter sekitar 50 centimeter itu kedalamannya mencapai empat meter. “Saya tidak tahu kenapa tiga lubang ini dibiarkan dan tidak diteruskan pengerjaannya. Padahal sangat membahayakan,” cetus ketua Komisi IV DPRD, H. Zaenal Arifi n Salam. Menurut Arifin, tiga lubang dengan kedalaman empat meter dan berdiameter 50 centimeter itu, akan dipakai untuk rembesan air hujan. Karena selama ini, jelas dia, setiap turun hujan deras di sekitar gedung DPRD selalu banjir karena tidak ada saluran air yang memadai. “Gorong-gorongnya sudah ada,” katanya. (radar)

Loading...