Lewati Medan Ekstrem, Sering Dapat Rezeki Tidak Terduga

0
607

Petugas-UPZ-Kecamatan-Sempu-harus-melewati-sawah-untuk-menyalurkan-zakat,-infak,-dan-sedekah,-kepada-mustahik,-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

CUACA di siang itu cukup bersahabat, tidak turun hujan dan sinar matahari juga terasa panas. Udara di wilayah Kecamatan Sempu yang banyak dipenuhi  pepohonan terasa sejuk dan segar. Sebuah mobil pribadi warna hitam, berhenti di  tepi jalan terjal Dusun Alas Kobong,  Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu.

Tiga orang berbaju putih dengan kombinasi hijau keluar dari pintu mobil tersebut. Selanjutnya, dua lelaki dan satu perempuan itu membuka pintu belakang mobil. Mereka mengambil satu persatu paket bingkisan di mobil  itu. Bingkisan itu berisi mi instan, telur, gula, dan lain.

Sambil membawa bingkisan itu, mereka berjalan melewati jalan pematang sawah menuju ke salah satu rumah duafa yang akan disantuni. Tidak jarang, jalan yang  dilewati itu penuh lumpur, menyeberangi sungai, menuruni jurang yang cukup curam, dan jalan perkebunan di tengah  hutan.

“Kami harus sampai ke lokasi  dengan cepat, dan memastikan kondisi  kesehatan para duafa,” ujar Ery Dwi Lestari, 28, salah seorang petugas UPZ Kecamatan Sempu. Petugas UPZ di kecamatan itu tidak  hanya sekedar bertugas mendistribusikan bingkisan paket sembako kepada para duafa. Tapi harus mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan cara menjemput dari para muzaki di beberapa kantor instansi, lembaga, dan perorangan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last