Masih Banyak Anak Drop Out

0
594

BANYUWANGI – Jumlah siswa putus sekolah (SPS) berdasar data Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi setiap tahun mengalami penurunan. Akan tetapi, di sekolah tingkat menengah, baik SMP maupun SMA, penurunan angka masih tergolong minim.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Oleh karena itu, sejak pertengahan September ini Pemkab Banyuwangi akan menarik para SPS agar kembali bersekolah. Kepala Dispendik Banyuwangi, Sulihtiyono, melalui Sekretaris Dinas, Dwi Yanto, mengatakan secara akumulatif jumlah SPS sebenarnya masih cukup banyak.

Banyak fakctor yang membuat jumlah SPS masih banyak, seperti masalah ekonomi dan keterbatasan kesadaran masyarakat terkait pentingnya sekolah.  Di samping itu, angka pernikahan dini masih cukup banyak di Banyuwangi.

Ditambah lagi, selama ini anak drop out jarang yang mau kembali ke sekolah, apalagi jika mereka sudah bekerja atau menikah. Memang jika melirik data, ada penurunan cukup baik di tingkat SD.  Pada tahun 2010 ada 102 SPS dan turun menjadi hanya 50 di tahun 2014 kemarin.

Namun, penanganan terhadap para siswa yang putus sekolah di tahun-tahun sebelumnya masih belum tersentuh secara menyeluruh. Dwi menjelaskan, kali ini pemerintah akan mengajak SPS kembali bersekolah. Jalurnya, ada yang akan dimasukkan ke sekolah reguler jika batas usianya masih sesuai.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2