Mayat Bayi Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Kolam Lele

0
1065

Atas kesepakatan bersama, mayat bayi tersebut sempat dimakamkan di TPU setempat. Pada saat yang sama, kepala dusun setempat melaporkan kejadian itu ke Polsek Tegaldlimo. Mendapatkan laporan warga, petugas langsung mendatangi lokasi. Mayat bayi yang sudah dimakamkan digali lagi untuk dibawa ke RSUD Blambangan.

“Untuk kepentingan penyidikan dan mengetahui penyebab kematiannya, mayat bayi itu dikirim ke RSUD Blambangan untuk dilakukan otopsi,” ungkap Wignyo.

Adapun ciri-ciri dari bayi tersebut berjenis kelamin laki, panjang badan sekitar 45 cm, kondisi pusar sudah diputus, berambut, tanpa tangan dan kaki. Kini polisi masih melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi terkait kejadian ini saat ini sedang dimintai keterangan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Gandeng Warung Rakyat, Bupati Anas Tebar Kupon Makan Warga Terdampak Corona