Mobil Ambulan Pembawa Alat Rapid Test RSUD Blambangan Kecelakaan

  • Bagikan
Foto: TIMES Indonesia

BANYUWANGI – Mobil ambulans milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi mengalami kecelakaan lalu lintas. Lokasinya di Jalan Raya Pandan, masuk Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Senin (11/5/2020) siang.

Dilansir dari TIMESIndonesia, mobil ambulan bernomor polisi P 1088 VP tersebut bersenggolan dengan Truk Fuso pengangkut aspal, setelah sebelumnya menghindari sepeda motor yang berada di depannya.

“Mobil ambulan ini melaju dari arah Genteng ke Banyuwangi. Sempat menabrak warung, pagar rumah serta bangunan gapura pembatas wilayah Genteng dan Srono,” ungkap Bripka Tri Yuwono, Petugas Lantas yang berada di lokasi kepada TIMESIndonesia.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Dimas (34) sopir ambulan tersebut hanya mengalami luka ringan, seperti lecet di tangan dan kaki.

“Sedangkan mobilnya ringsek karena terguling,” terang Bripka Tri Yuwono.

Sementara itu Dimas, mengaku jika di dalam mobil ambulan tersebut dirinya membawa sebanyak 15 box yang berisi alat rapid tes Covid-19 milik RSUD Blambangan. Alat tersebut diambil dari Hexon Jember.

“Saya tadi berangkat ke Jember setelah sahur, barang ini langsung saya antar ke RSUD Blambangan,” ujar Dimas saat ditemui dilokasi kejadian.

Belum diketahui kondisi alat rapid test Covid-19 tersebut usai kecelakaan. Sebab posisi barang masih terbungkus plastik di dalam box.

Semoga saja alat rapid tes tetap aman dan tidak mengganggu proses pemeriksaan Covid-19 di RSUD Blambangan.

Baca :
184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: