Mulai Bikin Ogoh-ogoh Sambut Nyepi

0
914

ogohhhhMUNCAR – Menjelang Hari Raya Nyepi, umat Hindu di Bumi Blambangan mulai melakukan persiapan. Mereka sudah membuat ogoh-ogoh seperti yang terlihat di pura Sumur margo mulyo, Dusun Sumberjoyo, Desa Kumendung, Kecamatan muncar, kemarin (2/3).

Puluhan umat Hindu di daerah Sumberjoyo, Desa Kumendung, mulai sibuk membuat ogoh-ogoh. Menjelang Hari Raya Nyepi, seluruh ogoh-ogoh itu akan di arak dan dilombakan dalam tawur agung. ‘Tidak beda dengan tahun sebelumnya, ogoh-ogah yang dibuat itu hampir semua berbentuk raksasa yang menyeramkan.

Romo mangku Lami, 59, dari Pura Sumur margomulyo, Dusun Sumberjoyo, Desa Kumendung, mengatakan pembuatan ogoh-ogoh tersebut sudah menjadi kewajiban tiap tahun. yakni saat akan hari Nyepi. Setiap pura yang tersebar di setiap dusun itu wajib membuat ogoh-ogoh.”Nanti kalau sudah selesai akan diarak bersama dalam acara ‘Riwut Agung di lapangan Desa Sumbersewu, Kecamatan muncar,’ katanya.

Pembuatan ogoh-ogoh paling semarak dan besar di wilayah Kabupaten Banyuwangi, terang dia, itu di Kecamatan Muncar dan Srono. Di dua kecamatan itu, seluruh pura yang ada saling berlomba membuat ogoh-ogoh. Mereka tidak segan-segan mengeluarkan biaya dalam jumlah besar. Pembuatan itu biasanya menghabiskan waktu tiga minggu hingga satu bulan. “Ini saja sudah habis Rp 3 juta,” ujarnya.

Pawai ogoh-ogoh rencananya akan di lakukan pada jumat malam (20/3). Usai upacara Pecaruan, umat akan berbondong-bondong ke pura dengan mengarak ogoh-ogoh berkeliling kampung. Menjelang malam, ogoh-ogoh akan di kumpulkan di lapangan Desa Sumbersewu dan dilombakan. “Ritual ini ramai dan menjadi tontonan warga,” jelasnya.

Persiapan paling semarak terlihat di Desa Kumendung dan Desa Sumbersewu. Dua desa yang penduduknya mayoritas Hindu itu mulai menyiapkan ogoh-ogoh sejak sepekan lalu. Dari 11 pura dan banjar yang ada, seluruhnya siap mengerahkan ogoh-ogoh kreasi masing-masing. (radar)