Nelayan Ditemukan Tewas Terapung

0
578

Tapi sayang, upaya untuk mengevakuasi korban gagal dilakukan karena tidak ada nelayan yang mengizinkan perahunya dipakai untuk mengambil jenazah. Komandan Pos TNI AL Muncar, Lettu Laut (P) Bambang Suprapto, yang turun langsung ke lapangan untuk menyewa perahu pada nelayan, ternyata juga gagal.

Sedang tim dari Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Jember, sudah menghentikan pencarian dan pulang. Karena ada informasi jenazah korban ditemukan di laut, rombongan tim Basarnas yang sudah perjalanan pulang dan sampai di Kecamatan Glenmore, akhirnya balik kanan menuju Muncar.

Setiba di  Muncar, mereka ini langsung turun ke laut untuk menjemput jenazah. “Pencarian kita hentikan karena angin masih kencang dan gelombang cukup tinggi,” cetus komandan tim Basarnas, Sertu Feri Irawan. Menurut Feri, sebelum pulang ke Jember, pada Senin pagi (22/6), tim Basarnas kembali melakukan  penyisiran di sekitar perairan Sembulungan hingga ke teluk  Pang-pang, dekat lokasi korban jatuh.

Loading...

“Kita tidak menemukan  apa-apa,” terangnya. Menjelang siang, jelas dia, cuaca semakin tidak bersahabat. Selain  angin yang bertiup cukup kencang,  ombak sangat tinggi hingga mencapai 1,5 meter. “Sebagian tim sedang puasa, karena cuaca yang buruk itu akhirnya kita putuskan pencarian dihentikan,” ungkapnya.

Meski sudah memutuskan untuk menghentikan pencarian, tim Basarnas yang sudah dalam perjalanan pulang ke Jember, kembali ke Muncar setelah mendapat informasi ada nelayan yang melihat jenazah terapung di laut. “Kami berhasil menemukan jenazah korban, lalu kita evakuasi ke daratan,” terangnya.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Pasien Corona di Banyuwangi Sembuh