Nelayan Hilang Dihantam Ombak

0
160

PESANGGARAN-Satu lagi kecelakaan laut terjadi. Kali ini, lokasinya berada di sekitar Pantai Bedil, daerah perairan Pancer, wilayah Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Sabtu Sore (21/1). Seorang nelayan, Sunarto, 49, warga  RT 2, RW 6, Dusun Sembersuko, Desa  Kesilir, Kecamatan Siliragung, hilang dihantam ombak saat memancing di bebatuan yang ada di Pantai Bedil.

“Perahu dihantam ombak langsung hilang,” terang Komandan Pos TNI AL Pancer, Peltu Poniran.  Menurut Poniran, saat kejadian korban sedang memancing di lereng gunung bersama tujuh nelayan lainnya. Saat korban dihantam ombak dan hilang, beberapa  nelayan lainnya langsung mencari, tapi  tidak berhasil ditemukan.

“Teman-teman korban akhirnya melaporkan ke Pos TNI AL ini,” katanya.  Kondisi ombak di Laut Selatan,  terang dia, sebenarnya cukup landai. Hanya saja, saat kejadian itu kebetulan ada ombak besar dan korban tidak menghindar.

“Saat kejadian kebetulan ada  ombak besar,” ungkapnya. Ada nelayan yang hilang itu, petugas gabungan dari TNI AL, Tagana, relawan BPBD, dan para nelayan langsung melakukan pencarian dengan menyisir di sekitar lokasi hilangnya korban.

“Kita masih terus melakukan pencarian,” terangnya. Upaya pencarian korban itu, kemarin (22/1) sempat dihentikan sementara karena ombak di Laut Selatan cukup tinggi. “Kami tidak mau mengambil risiko, ombak di Laut Selatan saat ini sedang besar, tingginya sekitar 1,5 meter,” ungkapnya.

Meski pencarian itu dihentikan sementara, pihak keluarga memutuskan melakukan pencarian sendiri dengan melibatkan penyelam dari warga. “Keluarga baru saja menuju lokasi bersama penyelam,” terangnya. Poniran menghargai upaya yang dilakukan pihak keluarga itu, dan pihaknya juga tidak bisa melarang. Hanya saja, berdasarkan kebiasaan dan kondisi alam di perairan, mayat itu akan muncul di hari ketiga.

“Kalau ada yang hilang, jika tidak ketemu saat kejadian, biasanya baru ditemukan di hari ketiga atau ketujuh,” ungkapnya. Salah satu keluarga korban, Agus  Estu, mengatakan keluarga memang ikut mencari dengan minta bantuan penyelam. “Keluarga memang menuju lokasi dengan penyelam,” cetusnya. (radar)

Loading...