Pasang Lampu Strobe dan Blitz Kena Tilang

0
2012
Kanit Laka Iptu Budi Hermawan menegur pengendara sepeda motor yang memasang lampu blitz, kemarin (23/10).
Kanit Laka Iptu Budi Hermawan menegur pengendara sepeda motor yang memasang lampu blitz, kemarin (23/10).

Bikin Silau, Berpotensi Picu Kecelakaan


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Pengendara sepeda motor dan mobil yang biasa memasang lampu strobe dan blitz bakal kena tilang. Pemasangan lampu itu dinilai melanggar karena dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Ris Andrian Yudho Nugroho mengatakan, penggunaan lampu strobe hanya boleh digunakan aparat yang berwenang. Lampu warna biru untuk Polri, kuning petugas Jalan Rayag dan merah untuk ambulans. “Apabila digunakan masyarakat umum, maka akan menimbulkan kebingungan di masyarakat,” ujarnya.

Loading...

Tidak hanya penggunaan lampu strobo, penggunaan lampu blitz juga dilarang. Awalnya para pemasang lampu blitz untuk melindungi motor jika ada kendaraan berlawanan warna. Namun, penggunaannya justru sangat berbahaya.

Efek penggunaan lampu blitz tersebut menyilaukan pengendara lainnya. ”Motor dan mobil sudah dilengkapi lampu highlight atau dim. Jadi pengendara harus menggunakan sesuai standar pabrikan,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last