Pelaku Pungli KTP di Banyuwangi Diperiksa Inspektorat

0
1706

ketua-komisi-i-dprd-banyuwangi-ficky-septalinda

BANYUWANGI – Kasus pungutan liar (pungli) pengurusan surat pernikahan dan surat administrasi kependudukan yang  diduga dilakukan oknum modin dan oknum pegawai negeri sipil (PNS) staf Kelurahan Kampung Mandar, Kecamatan Banyuwangi, terus menggelinding bak bola panas.

Kabar terbaru, pihak inspektorat kabupaten telah melakukan penyidikan terhadap oknum PNS bernama Sumardi tersebut. Hal itu terungkap saat Komisi I DPRD Banyuwangi menggelar rapat dengar pendapat (hearing) soal dugaan pungli tersebut di kantor dewan kemarin  (16/9).

Sejumlah pihak terkait  dihadirkan dalam hearing kali  ini. Mereka antara lain Camat Banyuwangi, Edy Supriyono; Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Kampung Mandar, Sigit Budi Wicaksono; modin di wilayah  Kelurahan Kampung Mandar, M. Yusuf; dan orang tua Rena Yolanda Oktavia, korban pungli senilai Rp 4,5 juta.

Sayang, salah satu terduga pelaku, yakni Sumardi, tidak hadir dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin langsung Ketua Komisi I, Ficky Septalinda, tersebut. Belakangan  diketahui, berdasar keterangan Camat Edy, Sumardi berhalangan memenuhi panggilan  hearing Komisi I karena tengah  menjalani pemeriksaan di inspektorat kabupaten.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Kompak Curi Motor, Pasutri di Banyuwangi Diciduk Polisi