Penabrak Sepur Akhirnya Meninggal

  • Bagikan
LUKA DI KEPALA: Bercak darah menempel di sisi kiri helm korban.

KALIPURO – Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, Ahmad Yasin, 41, akhirnya meninggal dunia. Mekanik sepeda motor itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Islam (RSI) Banyuwangi pukul 05.00, Sabtu (31/3), kemarin.

Yasin dilarikan ke rumah sakit lantaran menabrak gerbong kereta api yang melintas di Jalan Jembrana, Kelurahan, Klatak, Kecamatan Kalipuro, pada Jumat lalu (30/3) Dalam insiden kecelakaan itu, warga Dusun Kopen Bayah, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro itu menderita luka parah di bagian kepala, tangan, dan kaki.

Sepeda motor Honda Tiger nopol P 5072 WZ yang dikendarai Yasin juga rusak berat. “Korban dilarikan ke rumah sakit pada hari Jumat (30/3) pukul 16.30. Pagi harinya,pukul 05.00, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Lukanya memang parah,’’ kata Kapolsek Kalipuro AKP Sudarsono dihubungi tadi malam. Terkait kecelakaan ini, pihaknya juga telah memintai keterangan kru KA Mutiara Timur.

Masinis dan kondektur selesai dikorek keterangannya. Berdasarkan keterangan saksi mata di tempat kejadian, korban menabrak KA karena lalai. Saat melintas di rel KA tanpa palang pintu itu, korban tidak melihat kanan kiri lebih dulu. Korban langsung nyelonong begitu saja. Padahal dari arah selatan melaju kereta api.

Beberapa warga menuturkan, saat menabrak kereta api jurusan Surabaya-Banyuwangi, korban menutupi kepalanya dengan helm pengaman. Selain itu, telinga korban juga tertutup head set ponsel. Sehingga, ketika terdengar suara kereta lewat, korban tidak berhenti melajukan kendaraannya. (radar)

Baca :
Pasien RSUD Blambangan Jatuh dari Lantai Dua Bangunan Proyek, Luka Serius Lalu Tewas
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: