Pengembala Bebek di Tegalsari Tewas Tersambar Petir

0
430
Foto: banyuwangitimes

BANYUWANGI – Cuaca ekstrim yang terjadi saat ini harus diwaspadai oleh setiap orang. Hujan disertai angin kencang, bahkan petir yang menyambar-nyambar harus dijadikan perhatian penuh bagi warga, terutama yang berada di luar rumah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebab, seorang penggembala bebek, dinyatakan tewas setelah tersambar petir saat menggembala bebeknya di areal persawahan, Jumat (12/4/2019). Pengembala bebek itu bernama Yudo Hadi Siswanto (38) warga Dusun Krajan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi.

Berdasarkan keterangan salah satu saksi, Sugiyono (52), korban tersambar petir sekitar pukul 14.30 WIB saat hujan deras mengguyur kawasan Tegalsari. Saat itu korban sedang mengembala bebek di tengah areal persawahan.

“Posisi korban sebenarnya sedang berteduh di gubuk sawah. Namun saat petir menggelegar ternyata gubuknya langsung tersambar,” ungkap Sugiyono seperti dilansir dari timesbanyuwangi.

Akibat sambaran petir tersebut, korban langsung meninggal dunia di tempat dengan kondisi tubuh memar karena mengalami sejumlah luka bakar.

“Iya benar korban mengalami luka bakar. Yakni di bagian leher, dada, paha dan kemaluan,” ujar Kapolsek Tegalsari, AKP Bambang Suprapto.

“Jika memang kondisi cuaca buruk dan ada potensi terjadi hujan disertai petir, sebaiknya segera pulang ke rumah atau tidak melakukan aktivitas ke sawah,” imbau AKP Bambang.

Loading...