Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW , Warga Kelir Arak Ancak Keliling Kampung

0
1320


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dimeriahkan dengan mengarak ancak-ancakan, Minggu pagi (3/12). Selain membawa endog-endogan, warga di Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, juga menampilkan hasil kreasi. Seperti miniatur burung ababil, unta, serta pemandangan hutan, dan air terjun.

Budaya ancak-ancakan di Kelir sebenarnya sudah mulai pudar. Namun, oleh sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Saleh Group, budaya tersebut mulai dihidupkan kembali.

Ancak tidak lain adalah tumpeng dalam pengertian masyarakat umum. Dalam bahasa Oseng, tumpeng biasa disebut ancak. Ancak terbuat dari pelepah pisang yang dikemas menjadi bentuk bujur sangkar. Menurut kalangan orang terdahulu, bujur sangkar ini merupakan perlambang dari empat penjuru mata angin (utara, selatan, timur dan barat).

Loading...

Lanjutkan Membaca : 1 | 2