Festival Endog-Endogan, Permintaan Telur Tinggi

0
1182
Dua pekerja memungut telur ayam di kandang Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, kemarin (20/11).
Dua pekerja memungut telur ayam di kandang Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, kemarin (20/11).

SINGOJURUH – Meski perayaan endog-endogan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu masih 10 hari lagi, para peternak ayam telur sudah mulai kewalahan melayani permintaan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Salah satu peternak ayam telur,  M. Adi Permana, 25, asal Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, mengatakan permintaan telur kini sudah meningkat, kemarin (20/11). “Untuk perayaan endog-endogan,” katanya.

Permana menyebut saat ini permintaan telur naik sekitar 50 persen di banding hari-hari sebelumnya. Dan permintaan itu akan terus bertambah saat mendekati peringatan Maulid Nabi Muhammad. “Sekarang ini permintaan mencapai dua kuintal per hari, biasanya hanya 60 sampai 80 kilogram saja,” ujarnya.

Loading...

Tingginya permintaan telur itu, terang dia, membuat pelanggan tidak kebagian. Sehingga, merepa terpaksa harus inden. “Jadi ayam belum bertelur, sudah ada yang memesan,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Meski permintaan telur meningkat, Permana mengatakan untuk harga telur masih tetap, yakni Rp 19 ribu per kilogram di tingkat peternak. Hanya saja, harga ini dimungkinkan akan naik karena hampir semua peternak ayam petelur sudah banyak yang kewalahan memenuhi permintaan pasar. “Banyak yang memesan telur dulu karena takut harganya naik,” katanya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2