PG dan Gerindra Tolak BBM Naik

0
423

BANYUWANGI  – Penolakan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Banyuwangi terus melebar. Setelah aktivis mahasiswa dari PMII Cabang Banyuwangi, kini giliran DPD Partai Golkar (PG) Banyuwangi dan DPC Gerindra Banyuwangi juga melakukan hal yang sama.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

DPD Partai Golkar Banyuwangi yang menolak rencana kenaikan harga BBM ini dilakukan dengan memasang puluhan spanduk di jalan raya. Sepanduk warna kuning yang mulai dipasang kemarin itu berisi Tolak Kenaikan Harga BBM.

“Menaikkan harga BBM itu hanya membuat rakyat sengsara,” cetus ketua DPD
Partai Golkar Banyuwangi Sumantri Soedomo. Menurut Sumantri, sikap menolak rencana pemerintah yang akan menaikkan harga BBM ini sesuai dengan aspirasi dari masyarakat yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

Saat ini, jelas dia, rakyat sudah banyak yang resah mendengar pemerintah yang akan menaikkan harga BBM. “Kenaikan harga BBM masih rencana, harga sembako dan kebutuhan lain sudah pada naik semua,” ungkapnya. Keputusan DPD Partai Golkar Kabupaten Banyuwangi yang menolak dengan rencana kenaikan harga BBM ini, sebut dia, akan disampaikan pada DPD Partai Golkar Jawa Timur dan DPP Partai Golkar.

Loading...

Hal ini dilakukan, karena keputusan yang telah diambil ini merupakan aspirasi dari masyarakat yang ada di bawah. “Aspirasi rakyat yang menolak kenaikan harga BBM akan kita sampaikan hingga ke pusat,” janjinya. Sementara, DPC Partai Gerindra Banyuwangi yang juga menolak rencana kenaikan harga BBM, menganggap kenaikan harga BBM dianggap sangat memberatkan masyarakat.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2