Polisi Periksa Pemilik Katering

0
590

APARAT Polsek Songgon bergerak cepat menyelidiki musibah keracunan masal yang dialami peserta Persami MTs Maulana Ishak. Malam itu juga, polisi langsung memintai keterangan Holifah, 45, pengusaha katering.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dihadapan petugas, wanita asal Dusun Krajan, Desa Benelan Lor ini mengaku sudah sepuluh tahun menjalani bisnis katering. Dia juga mengaku kerap mendapat onder dari  MTs Maulana Ishak tiap kali ada kegiatan.

“Jadi kalau ada kegiatan seperti gerak jalan dan perkemahan di MTs selalu pesan ke Holif ” ungkap Kapolsek Songon, AKP Abdul Jabar. Pemeriksaan yang dilakukan polisi mulai pukul 22.30 itu baru berakhir sekitar pukul 00.30 Minggu dini hari (1/11).

Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui jika Holifah mendapat pesanan dari MTs Maulana Ishaq sejumlah 155 bungkus nasi. Nasi sejumlah itu diantar pada siang dan malam hari. Menurut pengakuannya, selesai memasak  dan sebelum dibungkus, Putra kandungnya, Rasyid, 5, dan tiga warga yang ikut membantu memasak sempat mencicipi menu makan dengan lauk ayam tersebut.

Saat itu, anak kandungnya dan tiga wtarga itu juga mengeluh mual dan kepalanya pusing. “Jadi waktu siang itu sudah sempat dimaka, hanya belum tau penyebabnya dari keracunan makanan tersebut,” imbuh Abdul Jabar.  

Lanjutkan Membaca : 1 | 2