Porprov Butuh Dana Rp 1,5 Miliar

0
411

BANYUWANGI – Langkah cepat dilakukan KONI Banyuwangi sebagai persiapan menghadapi kejuaraan muti even bertajuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-IV di Kota Madiun tahun depan. Selain berencana menginvetarisasi jumlah cabang olahraga yang akan diberangkatkan dalam kegiatan dua tahunan itu, yang tidak kalah pentingnya, induk semang cabang olahraga itu juga mempersiapkan amunisi pendanaan untuk kontingen Banyuwangi.

Kepala bidang prestasi KONI Banyuwangi, Joko Triyadni mengakui, saat ini dirinya masih melakukan kalkulasi dana yang dibutuhkan untuk menghadapi Porprov mendatang. Meniliki estimasi awal yang direncanakan, besar kemungkinan dana yang diperlukan tidak terlalu besar seperti dua tahun lalu saat Porprov di Kediri.

Loading...

Hitungannya masih dibuat. Nominalnya masih dalam hitungan. Mulai dari akomodasi, uang saku atlet, bonus, hingga lain-lainnya,” beber pria yang juga menjabat sebagai ketua kontingen Banyuwangi ini. Joko menambahkan, bila dua tahun lalu Porprov menghabiskan dana sekitar Rp 1,2 miliar. Maka tahun ini kisaran angkanya tidak terlalu berbeda.

Menilik perkembanganyang ada, kebutuhan kontingen Banyuwangi diperkirakan mendapat Rp 1,5 miliar. Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Ketua Harian KONI, Hendarto. Dia mengaku sudah mendapat surat resmi dari sekretaris daerah untuk menyusun draft anggaran yang dibutuhkan untuk Porprov.

Rincian anggaran itu sudah harus masuk November ini. Selanjutnya, pengajuan dana tersebut akan diajukan dalam draft RAPBD untuk kemudian dialokasikan dalam APBD tahun depan. Hendarto menyatakan belum bisa memberikan estimasi pasti nominal dana yang dibutuhkan. Sebab, masih ini dalam tahap pembahasan dan hitungan oleh panitia Porprov yang ditunjuk oleh KONI. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2