Raperda Reklame 4 Kali Gagal Disahkan

0
389

BANYUWANGI – Rapat pe-ngambilan keputusan atas dia-jukannya rancangan peratu-ran daerah (raperda) penye-lenggaraan reklame yang sedianya berlangsung kemarin (17/9) ternyata batal digelar.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Gara-garanya, agenda pem-bahasan final antara eksekutif dan legislatif Kamis pekan lalu (13/9) tidak dihadiri leading sectorpihak eksekutif, se-hingga pembahasan beberapa pasal krusial tidak bisa dila-kukan. Catatan Jawa Pos Ra-dar Banyuwangi, sampai saat ini raperda penyelenggaraan reklame tersebut sudah empat kali gagal disahkan.

Ketua DPRD Banyuwangi, Hermanto mengatakan, pi-haknya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada eksekutif terkait penundaan pengambilan keputusan ra-perda penyelenggaraan rek-lame itu pagi kemarin. Dika-takan, penundaan dilakukan lantaran panitia khusus (pan-sus) DPRD menganggap perlu membahas lebih lanjut bersa-ma eksekutif.

Namun begitu, Hermanto optimistis raperda penyeleng-garaan reklame sudah disah-kan sebelum pengesahan Pe-rubahan APBD 2012. “De-ngan demikian, perda penye-lenggaraan reklame include dengan Perubahan APBD,yakni mengenai pen rimaan pendapatan daerah dari rek-lame,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota pansus raperda rek-lame, Made Bagus Sudarmadja menjelaskan, penundaan ter-sebut terjadi lantaran saat pembahasan finalisasi, leading sectorpihak eksekutif, yakni Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), tidak hadir karena menerima kunjungan

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last