Ratusan KPM PKH di Banyuwangi Mundur, Ini Alasannya

0
494
Foto: TIMES Indonesia

BANYUWANGI – Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Banyuwangi mundur atau graduasi. Mereka beralasan mampu dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari tanpa bantuan dari pemerintah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari TIMES Banyuwangi, salah satu KPM yang mundur adalah, Suyono. Warga Kecamatan Gambiran tersebut mengundurkan diri karena sudah punya usaha secara mandiri.

“Alhamdulilah sudah punya usaha sendiri, jadi kami niatkan untuk mengajukan pengunduran diri,” ungkap Suyono.

Loading...

Sementara itu, Kordinator PKH Banyuwangi, Mansur Mustofa membenarkan soal adanya ratusan peserta KPM yang mengundurkan diri.

“Total KPM PKH yang graduasi sebanyak 854. Dari total 854 itu, paling tinggi graduasi ada di wilayah Kecamatan Gambiran yakni sebesar 140 penerima dan menyusul di Banyuwangi kota sebanyak 112 penerima,” ungkap Mansur, Minggu (19/1/2020).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last