Ratusan Nelayan Turun ke Jalan

0
607

Datangi Pemkab, Tolak Larangan Menangkap Lobster dan Rajungan


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Ratusan nelayan lobster asal Lampon, Pancer, dan Rajegwesi, menggelar unjuk rasa di depan kantor Pemkab Banyuwangi siang kemarin (21/10). Mereka mendesak Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti mencabut Peraturan Menteri KP Nomor 1 Tahun 2015 tentang larangan penangkapan lobster, kepiting, dan rajungan.

Demonstrasi itu dilakukan sekitar 400 nelayan dari Banyuwangi Selatan. Mereka diangkut truk bak terbuka dan motor. Selama demo, sebagian nelayan menggelar aksi teatrikal dan orasi menyoal larangan menangkap lobster; kepiting, dan ranjungan.

Mereka menilai peraturan Menteri KP tersebut sangat merugikan nelayan. Sebab, peraturan tersebut mengatur batas minimal ukuran lobster yang boleh ditangkap, yakni minimal ukuran delapan sentimeter. Padahal, di sisi lain, selama ini banyak nelayan yang mengandalkan penghasilan dari hasil berburu anak lobster alias benur.

Nah, sejak Peraturan Menteri KP itu diberlakukan, para nelayan mengaku kesulian  memasarkan hasil tangkapan mereka. Dalam aksi kali ini massa yang berasal Panncer, dan Rajegwesi, tersebut memmbentangkan spanduk berisi kecaman kepada Menteri KP, Susi Pudjiastuti.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last