Rayakan Imlek, Banyuwangi Gelar Malam Budaya Tionghoa

0
1011


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PEMKAB Banyuwangi menghelat perayaan Tahun Baru Imlek ke-2568 dan malam Budaya Tionghoa di Gelanggang Seni Budaya Blambangan Rabu malam (25/1). Mengenakan baju khas warna merah, ribuan warga Tionghoa dari berbagai wilayah di Banyuwangi  berkumpul bersama.

Mereka bergembira dan bersuka cita. Lampion-lampion yang menjadi ciri khas  perayaan Imlek semakin menambah semarak suasana di sepanjang lokasi  yang berada di jantung kota Banyuwangi. Kesenian khas masyarakat Tionghoa ditampilkan dan berpadu dengan  kesenian khas Suku Using (masyarakat  asli Banyuwangi), seperti musik pengiring angklung, tari pitik-pitikan, hingga  barong.

Ketua Paguyuban Warga Tionghoa  Banyuwangi,  Pek Ing Gwan, mengapresiasi digelarnya acara ini. Keberagaman yang ada di Banyuwangi bisa tetap menghasilkan masyarakat yang harmonis. “Acara ini sangat bagus untuk memupuk rasa saling memahami dan  menghormati. Setiap acara hari besar  yang kami gelar, kami juga selalu melengkapi suguhan dengan mengangkat budaya lokal untuk tampil bersama, sehingga semua hidup dalam harmoni,”   kata Indrawan, sapaan akrab Pek Ing  Gwan.

Loading...

Bupati Abdullah Azwar Anas yang hadir bersama Wabup Yusuf Widiyatmoko mengatakan, acara ini digelar untuk memupuk kebersamaan di tengah masyarakat. “Tidak hanya kesenian warga Tionghoa yang ditampilkan, namun juga kesenian lokal. Ini benar-benar wujud dari keberagaman di Banyuwangi yang  harus dimaknai sebagai realitas sosial yang mesti dengan saling menghargai dan menghormati, “ujar Anas.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Gowes Bareng, Bupati Anas Ajak BUMN Sinergi Bangun Daerah