Ritual Barong Ider Bumi Jadi Ajang Reuni

0
668

Penari-barong-keliling-Desa-Kemiren


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GLAGAH – Sesuai tradisi, pada hari kedua Idul Fitri masyarakat suku Oseng Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, menggelar ritual Barong Ider Bumi. Selain dipercaya sebagai ritual tolak bala, acara yang dilangsungkan siang kemarin (7/7) itu juga menjadi ajang silaturahmi.

Baik bagi masyarakat lokal Kemiren maupun masyarakat Banyuwangi secara umum. Sejak suara angklung di paglak yang berada di tepi jalan Desa Kemiren berbunyi, ratusan orang sudah tampak menggerumbung di sepanjang jalan.

Sebagian orang lagi mengerumuni pentas seni barong dan tari-tarian yang tidak jauh dari paglak. Meski perhatian masyarakat yang menanti dimulainya festival Barong Ider Bumi tertuju ke pentas dan paglak, tapi tak sedikit mereka yang berbincang-bincang.

Sebagian besar mereka adalah orang-orang yang bertemu kenalan, teman, dan keluarga yang sudah lama tidak jumpa. Seperti yang dikatakan Rosida, 55, warga Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Meski tidak setiap tahun, tapi tiga tahun belakangan ini  nenek lima cucu itu mengaku selalu  menyempatkan diri menonton Barong  Ider Bumi.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last