Saplani Diganjar 15 Tahun Penjara

0
847

saplani-berbincang-dengan-pengacaranya-setelah-divonis-15-tahun-di-pengadilan-negeri-banyuwangi-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Saplani alias Aan, 25, terdakwa kasus pembunuhan terhadap Restu Wahyu Bahtiar, karyawan KSU Mahkota Rogojampi, tampaknya harus mendekam lama didalam penjara. Pria asal Glenmore itu kemarin (14/11)  diganjar hukuman 15 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Hakim menilai perbuatan yang dilakukan  terdakwa sudah memenuhi unsur dalam pasal  338 KUHP. Putusan itulah yang membuat Saplani sedikit menghela napas usai hakim menjatuhkan  vonis pidana tersebut. Didampingi kuasa hukumnya, terdakwa tampak terpukul dengan putusan 15 tahun penjara. Di tengah kebingungannya, Saplani menyatakan pikir pikir  untuk menerima ataukah banding   atas vonis tersebut.

“Dia pikir- pikir. Kami juga selaku jaksa penuntut umum juga pikir-pikir,”   ujar Hari Utomo, jaksa penuntut  umum kemarin. Putusan itu sendiri klop dengan tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum. Dimana dalam tuntutannya jaksa menuntut  Saplani dengan hukuman 15  tahun penjara.

Loading...

Pasal yang jadi  acuan pun sama, yakni 338 KUHP  tentang pembunuhan. Sebelum menyampaikan putusannya, hakim lebih dulu mengemukakan sejumlah alasan yang meringankan dan memberatkan terdakwa. Pertimbangan yang  meringankan, terdakwa bersikap  sopan selama persidangan, mengaku terus terang dan menyesali perbuatannya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last