Sebelum Meninggal, Satria Dwi Cahya Kirim Foto Kucing Untuk Ibu

0
1914

Ani-Suprapti,-ibunda-Satria-Dwi-Cahya-menunjukkan-percakapan-dengan-anaknya-via-BBM.

SEBUAH karangan bunga masih terlihat di depan teras rumah keluarga Mardi Winoto, 47, dan Ani Suprapti, 42, di Dusun Krajan, RT 7, RW 2, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Suasana duka, terlihat masih menyelimuti rumah yang berukuran cukup besar itu.

Sejumlah keluarga masih banyak yang berdatangan untuk menyampaikan  belasungkawa.  Mardi dan Ani, terlihat tabah dengan melayani setiap tamu  yang datang. Orang tua Satria  itu terus berdoa kasus yang menimpa keluarganya bisa cepat dituntaskan.

Dengan suara lirih, Mardi  mengaku keluarganya sangat  terpukul dengan meninggalnya anak kedua dari tiga bersaudara  itu. “Kami tidak menyangka Satria  akan bernasib seperti ini,” cetus Mardi, ayah kandung Satria.  Mardi selama ini berharap anaknya itu bisa terus sekolah dan menjadi seorang tentara. Tapi, keinginannya itu sempat  ditolak oleh Satriai.

“Anaknya  (Satria) ingin menjadi dokter gigi, rencana akan mendaftar ke Fakultas Kedokteran Gigi di Unej,” ungkapnya. Perasaan kehilangan yang cukup mendalam, dirasakan oleh Ani Suprapti, ibu kandungnya. Apalagi, selama ini siswa yang baru mengikuti ujian nasional  (unas) SMA itu sangat dekat   dengan ibunya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Satpol PP Banyuwangi Temukan Miras Ilegal di Homestay Mojo Surf Camp Pulau Merah