Seblang Supani Kembali Beraksi

0
822

seblang-supani


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GLAGAH – Ada yang berbeda di jalan-jalan Kelurahan Bakungan menjelang senja Minggu kemarin (18/9). Barisan obor berjajar rapi di tepi jalanan tak jauh dari stasiun Kereta Api Karangasem tersebut. Tak jauh dari lokasi itu, masyarakat Bakungan mengarak seblang Supani, 63, yang akan menari dengan iringan obor di tengah desa yang gelap gulita.

Hari itu tepat satu minggu setelah Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah. Masyarakat Bakungan setiap tahun memperingati hari tersebut dengan ritual seblang yang dipercaya dapat menolak bala. Seblang malam itu masih ditarikan  Supani yang merupakan keturunan seblang Misna yang telah pensiun 13 tahun lalu.

Usai keliling sambil membawa oncor, masyarakat berhenti di depan rumahnya dan makan bersama anggota keluarga. Menu yang dihidangkan adalah pecel petek yang sudah disiapkan dalam  bungkusan daun pisang dengan lalapan seadanya.  Begitu selesai didoakan, masyarakat langsung memolok nasi pecel petek di hadapan mereka.

 “Saat-saat seperti ini warga bisa  saling berkumpul dengan keluarganya. Yang dari jauh juga datang ke sini,” ujar Suci, warga Kelurahan Bakungan. Setelah selamatan warga usai, seblang Supani yang sudah memasuki masa menopause memasuki Sanggar Seni Bunga Bakung.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last